Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Alamak.! Diduga Gudang Penimbunan CPO Menjamur di Kandis

Jumat, 09 Desember 2022 | Desember 09, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-09T10:19:56Z



Kandis, Jalan Lintas Pekanbaru - Duri tepatnya di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak sering terlihat mobil-mobil tangki masuk kelokasi yang diduga tempat menampung ( mobil ini kencing ) diduga CPO secara Ilegal.




Diduga tempat ‘kencing’ minyak CPO, gudang ilegal ini bebas beroperasi di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Kandis Resort Siak.


Hal tersebut terbukti dari keberadaan lokasi gudang tersebut yang berada di pinggir jalan lintas Pekanbaru - Duri.


Pantauan awak media riaumetropos.com di sekitar lokasi gudang tempat kencingnya, Jum'at (9/12/2022), terlihat puluhan truk tangki muatan CPO diduga secara rutin kencing atau mengurangi muatan digudang penampung CPO ilegal.


Berdasarkan Informasi dari salah seorang warga di sekitaran gudang tersebut mengatakan, Aktivitas ilegal tersebut mulai dilakukan sejak pagi hingga sore dan malam hari. Dimana pada  jam tersebut puluhan truk tangki muatan CPO tampak secara bergantian masuk kedalam gudang permanen melalui pintu gerbang yang dijaga setiap waktu.


"Iya bang, kalau waktu beroperasinya mulai dari pagi, sore sampai malam juga," kata pria yang tak mau disebutkan namanya.


Berdasarkan keterangan narasumber praktik ‘kencing’ CPO sudah cukup lama. Bahkan, aktivitas tersebut seperti tidak tercium oleh aparat penegak hukum.


Supir truk-truk muatan CPO tersebut, diduga dengan sengaja masuk ke gudang dengan dipandu oleh seorang lelaki/pria berperawakan tegap, tinggi dan berewok.


Setelah truk itu masuk di dalam gudang ilegal tersebut, oleh pihak gudang langsung melakukan operasinya dengan mengurangi muatan yang ada di dalam mobil tangki pengangkut CPO tersebut.


Saat dilokasi awak media riaumetropos.com dan tim mencoba mengkonfirmasi terkait hal tersebut kepada salah seorang wanita yang mengaku sebagai pekerja yang mengatakan bahwa pemilik usaha tersebut berinisial "B".


“Aku di sini pekerja bang, kalau bosnya bernama bombom dan sedang tidak ada ditempat," katanya.


Selepas itu awak media dan tim yang turun ke lokasi mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada APH setempat yakni Kapolsek Kandis, sesampainya di Mapolsek Kandis, Anggota Polsek mengatakan Kapolsek sedang tidak berada di Kantor.


"Kapolsek sedang keluar bang tidak ada di kantor," jelas salah seorang anggota Polsek Kandis.


Saat awak media meminta Nomor Handphone Kapolsek, Anggota Polsek enggan memberikan Nomornya.


Untuk diketahui Hasil kencing minyak ini dijual lagi oleh pengelola penampungan ilegal tersebut, awak Media berharap agar penegak hukum khususnya pihak kepolisian segera bertindak tegas agar gudang CPO ilegal tersebut segera ditutup.





af


×
Berita Terbaru Update