Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Budayakan Tanjak, Ormas Gagak Hitam Masih Diberi Kepercayaan Produksi kerajinan Tanjak Untuk Ratusan Wisudawan Universitas Batam

Minggu, 20 November 2022 | November 20, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-11-20T03:55:30Z



Batam, Ratusan wisudawan dan wisudawati Universitas Batam (Uniba) akan menggunakan tanjak penutup kepala khas melayu saat sidang senat terbuka yang akan digelar pada bulan Desember 2022.




Prosesi pemakaian Tanjak dan Tengkolok untuk wisudawan dan wisudawati Universitas Batam (Uniba) sudah berjalan selama 6 (Enam) tahun berturut-turut.


"Alhamdulillah, sudah 6 (enam) tahun dalam prosesi wisudawan dan wisudawati Universitas Batam (Uniba) menggunakan Tanjak dan Tengkolok," ungkap Panglima Besar Gagak Hitam, Udin Pelor.


"Selama 6 (enam) tahun hingga sekarang Ormas Gagak Hitam masih diberi kepercayaan ikut andil dalam produksi pembuatan Tanjak dan Tengkolok yang akan digunakan para wisudwan dan wisudawati Universitas Batam (Uniba) tiap tahunnya," ujar Panglima Besar Gagak Hitam, Minggu, 20/11/22.


"Untuk tahun ini pesanan Tanjak dan Tengkolok dari pihak Universitas Batam (Uniba) Sebanyak 500an Lebih, dengan rincian Tanjak sebanyak 270 dan Tengkolok sebanyak 280," jelas Panglima Besar Gagak Hitam, Udin Pelor.


Panglima Besar Gagak Hitam Udin Pelor menambahkan, kita ingin melestarikan dan mensosialisasikan adat Melayu serta mengangkat budaya kearifan lokal.


Ia juga mengatakan, penggunaan tanjak baru pertama kali dilakukan universitas di Indonesia.


Menurutnya, wisuda merupakan momen istimewa bagi setiap mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi dan tanjak juga kerap digunakan masyarakat melayu di hari-hari istimewa. Sehingga penutup kepala khas Melayu itu dianggap layak digunakan saat proses wisuda.


Ia menjelaskan, pihak Universitas batam (Uniba) sudah meminta izin dari Lembaga Adat Melayu (LAM) untuk penggunaan tanjak saat mewisuda para mahasiswanya.


Universitas Batam (Uniba) juga mendapatkan Piagam Penghargaan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam yang diserahkan Ketua Umum LAM Batam, Dato Sri Setia Amanah Drs H Nyat Kadir. Penghargaan diberikan karena Universitas Batam (Uniba) satu-satunya lembaga pendidikan tinggi, pengangkat budaya kearifan lokal di Bumi Berazam Bunde Tanah Melayu dalam wisudawan wisudawati yang memakai tanjak dan tengkolok.


"Tanjak merupakan adat Melayu dan ini bisa menjadi daya tarik wisata di Indonesia," tutup Panglima Besar Gagak Hitam, Udin Pelor yang bakal maju dan siap bertarung di ajang pileg 2024 nantinya.





ken



×
Berita Terbaru Update