Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Miskin di Sungai Paku Dinilai Beri Keterangan Palsu ke Wartawan

Jumat, 14 Oktober 2022 | Oktober 14, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-14T12:07:21Z



Sungai Paku, Keluarga Sarimun ( 37) warga Sungai Paku, kecamatan Singingi Hilir, kabupaten Kuantan Singingi, pernah mengaku tidak pernah mendapat bantuan sosial dari pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten maupun pemerintah desa.


Padahal ia keluarga tersebut pernah mendapat bantuan dari Pemerintah desa, bahkan telah terdaftar mendapatkan rumah layak huni program pemerintah sebelum berita diterbitkan, (5/9).


“Saya tidak pernah mendapat bantuan sosial dari pemerintah baik sembako maupun bantuan langsung tunai,” kata Fitri Yanti istri Sarimun, Senin , 5/9/2022 kepada centroriau.id di kediamannya.


Hal itu mendapat bantahan dari Pemerintah desa Sungai Paku, perangkat dan seluruh pemuda, bahwa pernyataan Fitri, istri Sarimun itu tidak benar. Ia memberikan keterangan palsu kepada wartawan.


Hak jawab dan hak koreksi merupakan suatu langkah yang dapat diambil oleh pembaca karya Pers Nasional apabila terjadi kekeliruan pemberitaan, utamanya yang menimbulkan kerugian bagi pihak tertentu.


Oleh karena itu, kediaman Sarimun berulang kali didatangi oleh Perangkat desa, bahkan Sarimun telah dipanggil untuk sekian kalinya ke kantor desa atas keterangan Istrinya yang di nilai mengada-ngada kepada Awak media.


"Iya, bener! Pemerintah desa merasa dirugikan dengan keterangan Istri saya ke wartawan yang dinilai tidak benar." Ujar Sarimun, Jumat, 14 Oktober 2022. WIB.


"Saat wartawan mewawancarai istri saya, kebetulan saya tidak dirumah, sehingga keterangannya ngaur," tambah Sarimun.


Menurut Sarimun, suami dari Fitri. Bantuan dari desa baru dihentikan sekitar 3 bulan lalu, sebelumnya ia memang ada mendapatkan bantuan.


Untuk lebih jelasnya, Pemerintah desa, perangkat dan pemuda desa setempat minta diklarifikasi berita yang dinilai tidak benar.


Sementara itu, Plt Bupati Kuantan Singingi meminta kepada warga harus memberikan keterangan yang sungguh -sungguh kepada wartawan.


"Kepada masyarakat Kuansing, berikanlah keterangan yang benar kepada Awak media, jangan sampai merugikan pihak pihak lain, untuk wartawan wajib mengkonfirmasi berulangkali kepada pihak bersangkutan/desa, terkadang kita tidak tahu kesibukan orang lain saat dikonfirmasi itu" ujar Drs Suhardiman Amby Ak MM.










penulis : af

sumber : centroriau.id


×
Berita Terbaru Update