Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BRK Syariah Gelar Pertemuan BPD se-Sumatera di Batam, Bahas Sejumlah Tantangan

Rabu, 05 Oktober 2022 | Oktober 05, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-05T10:58:10Z



Batam, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah menggelar workshop Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) wilayah barat (Sumatera) tahun 2022. 

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Grand I Hotel, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (5/10/2022), dengan dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari Dewan Komisaris, Komite, dan Sekretaris Dewan Komisaris dari berbagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Sumatera.

Direktur Utama BRK Syariah, Andi Buchari mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan bertujuan agar para BPD dapat berbagi informasi terkait tantangan yang dihadapi BPD saat ini. Pada kesempatan itu juga akan membahas solusi dari permasalahan yang ada. 

“Kami juga siapkan talkshow dengan pembicara dari PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ujarnya. 

Kegiatan ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengambangkan profesi dan organisasi, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan tugas dan tanggungjawab BPD di seluruh sumatera.

Andi menambahkan, dalam kesemoatan itu, pihaknya juga menginformasikan kepada BPD Seluruh Indonesia tentang peralihan bentuk usaha mereka dari konvensional menjadi syariah. Perubahan bentuk usaha ini diresmikan oleh Wakiil Presiden RI, Maruf Amin pada 25 Agustus 2022. 

“Kami memaparkan berbagai tantangan yang mungkin dihadapi oleh BPD dalam rangkaian spin off atau peralihan unit usaha menjadi bank syariah,” katanya.

Adapun tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses perubahan itu di antaranya, tantangan inflasi yang berpotensi tidak hanya menurunkan daya beli dan juga daya bayar masyarakat terhadap bank.

Kemudian, tren kenaikan suku bunga juga cukup berpengaruh terhadap naiknya biaya dana bank (cost of fund). Menurut Andi, ini dapat menimbulkan tekanan luar biasa dalam perolehan laba mendatang.

Selanjutnya, tantangan digitalisasi juga dinilai relevan dalam menyesuaikan layanan BPD di era saat ini. Pihaknya menilai, apabila BPD tidak memanfaatkan momen digitalisasi ini secara baik, maka terancam dapat tergeser oleh bank-bank dan fintech lain yang sudah terlebih dulu melakukan digitalisasi.

"Semua tantangan-tantangan ini lah yang akan kami bahas dalam diskusi workshop hari ini," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap akan tercipta hubungan yang solid dan harmonis antara seluruh BPD di wilayah Sumatera, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi.

Sejalan dengan pelaksanaan workshop, BRK Syariah juga turut memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kepri dengan menghadirkan beberapa stand UMKM di lokasi acara. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid yang hadir mewakili Wali Kota Batam sangat menyambut baik pertemuan BPD se-Sumatera yang diselenggarakan di Batam. Hal itu kembali membuat Batam sebagai kota MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exhibition). 

“Sejak pandemi Covid-19, kita semua terdampak secara ekonomi, namun secara perlahan sudah mulai merangkak naik, semoga kedepan pertembuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. 

×
Berita Terbaru Update