Jakarta - Pemerintah menyesuaikan tarif ojek online (ojol) per hari ini (11/9/22). Hal ini dilandaskan oleh berbagai hal, salah satunya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Penyesuaian biaya jasa dilakukan dalam rangka adanya penyesuaian komponen biaya jasa seperti BBM, UMR, dan komponen perhitungan jasa lainnya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno dalam konferensi pers virtual.
Aturan terkait kenaikan tarif ojol ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 667 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor.
Perlu diketahui, tarif ojol sendiri dibagi menjadi tiga zona berbedam yakni Zona I, Zona II, dan Zona III.
Zona I merupakan wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali. Zona II merupakan wilayah khusus Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Sementara zona II mencakup Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.
Berikut rincian tarif baru ojol dari tiga zona berbeda.
Tarif Ojol Zona I (Sumatera, Bali, dan Jawa selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi
· Biaya jasa batas atas : Rp 2.500 per km
· Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km pertama antara Rp 8.000 sampai Rp 10.000.
· Biaya jasa batas bawah : Rp 2.550 per km
· Biaya jasa batas atas : Rp 2.800 per km
· Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km antara Rp 10.200 sampai Rp 11.200
· Biaya jasa batas bawah : Rp 2.300 per km
· Biaya jasa batas atas : Rp 2.750 per km
· Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km antara Rp 9.200 sampai Rp 11.000.