Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah, Kajari Rohil Sambangi SMPN 1 Sinaboi

Rabu, 03 Agustus 2022 | Agustus 03, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-03T10:43:49Z



Sinaboi - Kajari Rokan Hilir Yuliarni Appy SH MH kunjungi Sekolah Menengah  Pertama  Negeri  1 Sinaboi, dalam rangka melaksanakan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Rabu 03 Agustus 2022, pada Pukul 09.00 Wib.

Kunjungan penyuluhan hukum tersebut mengangkat topik "remaja sebagai pelopor kesadaran hukum"

Selain dipimpin Kajari Rokan Hilir, kunjungan penyuluhan hukum itu juga didampingi jajaran yang dilakukan bidang Intelijen Kejari Rohil.

Dalam kesempatan itu turut hadir Jaksa Masuk Sekolah Kejaksaan Negeri Rokan Hilir yaitu Kasubsi Ekmon Bidang Intelijen Wendy Efradot.S.SH, Aldo T.Pratama,SH.MH (Jaksa Fungsional bidang Intelijen pada Kejaksaan Negeri Rokan Hilir), Korwil SMP Kec.Sinaboi, Kepala Sekolah dan Guru-guru SMPN 1 Sinaboi serta siswa-siswi SMPN  1 Sinaboi.

Kajari Rokan Hilir Yuliarni Appy SH MH melalui Kasi Intel Yogi Hendra SH MH mengatakan, pelaksanaan kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan pihaknya itu sesuai dengan Kepja Nomor 001/A/JA/01/ tentang pelaksanaan penyuluhan hukum dan penerangan hukum dan berdasarkan Kepja No.Kep-184/A/JA/II/2015 tentang Pembentukan Tim Jaksa Masuk Sekolah Kejaksaan Republik Indonesia.

"Siswa-siswi yang ikut penyuluhan hukum sangat kooperatif terhadap  beberapa materi yang di bahas  yaitu tentang kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, bahaya Narkotika  dan juga tentang ujaran kebencian bagi kalangan remaja," katanya.

Dikatakan Yogi Hendra, Dalam penyampaian narasumber menegaskan pentingnya peran orang tua dan tenaga pendidik untuk bersama menjaga dan mengawasi anak-anak kita dalam hal kekerasan seksual terhadap  anak, baik datangnya dari lingkungan keluarga, lingkungan luar, di lingkungan tempat tinggal maupun di sekolah.

"Karena tindakan ini dapat menimbulkan tindak pidana pada anak dan menjadi beban trauma psikis terhadap korban. Pengaruh luar maupun dunia informasi dan teknologi saat ini berupa media sosial yang harus di batasi dan di filter," Tegas Kasi Intel Kejari Rohil itu.

Kegiatan  penyuluhan hukum  Jaksa Masuk Sekolah (JMS)  yang disampaikan oleh Narasumber tersebut terlihat mendapat antusias yang sangat tinggi dan luar biasa, dimana terlihat banyaknya siswa/I yang pertanyaan yang disampaikan para peserta kepada Narasumber.

"Program JMS ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Kejaksaan RI dalam upaya pencegahan agar siswa-siswi serta guru lebih memahami tentang aturan-aturan hukum yang berlaku sesuai dengan tagline dari Kejaksaan yaitu Kenali Hukum, Jauhi Hukuman dan Jaksa adalah Sahabat Kita," tambahnya.

Yogi Hendra menjelaskan, Program jaksa masuk sekolah sendiri ditujukan untuk memperkaya khasanah pengetahuan siswa dan siswi terhadap hukum dan perundang-undangan. Selain itu pula, menciptakan generasi baru taat hukum sehingga dapat mengenali hukum dan menjauhi hukuman.

"Kejaksaan memandang bahwa pelajar merupakan gerbong utama dari suatu generasi muda yang mempunyai posisi dan peran strategis dalam pembangunan yang akan menentukan arah dan tujuan suatu negara di masa yang akan datang. Artinya masa depan suatu bangsa dan negara akan ditentukan dari kesiapan dan kemampuan serta kualitas dari para pelajarnya," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update