Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolresta Barelang: Kalau Ada Unsur Judi, Pasti Saya Tindak

Sabtu, 13 Agustus 2022 | Agustus 13, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-13T07:19:28Z



Batam, Polresta Barelang akan menindak semua kegiatan yang memiliki unsur judi di Batam. Pemberantasan juga dilakukan hingga praktik judi online.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, menegaskan, pihaknya akan langsung menindak jika ada kegiatan yang terbukti memiliki unsur perjudian.

“Kalau ada unsur judi, pasti saya tindak,” ujar Nugroho, Jumat (12/8/2022).

Nugroho menjelaskan, saat ini pihaknya masih menyelidiki adanya praktik judi online di Batam. Sejauh ini, katanya, belum ditemukan tanda aktivitas maupun server yang ada di Batam.

“Ini lagi kita cek. Sementara ini gak ada (server judi online di Batam),” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit memerintahkan seluruh Polda di Indonesia untuk menyikat habis segala bentuk perjudian online Kegiatan itu dinilai meresahkan masyarakat dan meningkatkan kriminalitas.

Aktivitas judi online kini memang banyak digemari masyarakat. Selain mudah diakses, para pemain menilai kegiatan berjudi online lebih aman dari sentuhan aparat penegak hukum.

Ronal, salah seorang pemain mengaku setiap hari bermain judi online. Ia mengatakan bermain di beberapa website, namun ia tak mengetahui asal server judi online tersebut.

“Kalau server darimana tidak tau. Tinggal buka situsnya, daftar, masukkan ID, isi deposit, tinggal main,” katanya.

Menurut Ronal, untuk berjudi di situs online tersebut, hanya dibutuhkan deposit sebesar Rp 100 ribu. Ia mengaku uang tersebut ditransfer ke rekening yang ditentukan admin judi online.

“Di judi online itu pilihan permainnya banyak. Keuntungan juga besar, kalau menang uangnya langsung ditransfer,” katanya.

Diketahui pada akhir tahun lalu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang berhasil mengungkap jaringan judi online dengan omset ratusan juta perhari. Aktivitas ini dikendalikan dari 2 rumah mewah di kawasan Sukajadi, Batamkota.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan 10 orang tersangka, yang terdiri dari 8 orang wanita dan 2 orang pria. Ke 10 tersangka yakni WE dan AS sebagai leader server. Kemudian operator wanita AS, EV IS, AP, RA, PH, SE, JP, serta EL.

×
Berita Terbaru Update