Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Melalui MTQ XL Tingkat Provinsi Riau di Rokan Hilir Harapkan Mampu Syiarkan Al-Quran Pada Masyarakat

Senin, 25 Juli 2022 | Juli 25, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-07-25T03:47:58Z




Bagansiapiapi - Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XL tahun 2022 tingkat Provinsi Riau resmi digelar, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap pelaksanaan MTQ tersebut mampu mensyiarkan Al-Quran kepada masyarakat Riau.

Gubri mengungkapkan, melalui penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Riau ini, ia berikhtiar agar Al-Quran senantiasa dipelajari, dipahami dan diamalkan, agar tumbuh minat yang tinggi untuk mendalami Al-Quran sebagai pedoman hidup.

"Maka syiar Islam ditempuh di antaranya melalui bidang seni, salah satunya melalui Musabaqah Tilawatil Quran," ucapnya, di Bagansiapiapi, Minggu (24/7/22) malam.

Syamsuar mengungkapkan, tujuan dan makna kegiatan MTQ ini prestasi adalah yang utama, namun yang lebih utama lagi adalah syiar dan dakwah tentang bagaimana membumikan Al-Quran.

Ia menerangkan, hendaknya menjadikan Al-Quran sebagai nafas sebagai pegangan hidup kita yang hakiki dan sebagai kepribadian dalam menjalani kehidupan ini.

"Jadikan MTQ ke XL tingkat Provinsi Riau ini sebagai stimulan untuk meningkatkan penghayatan, kecintaan dan pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin," ujarnya.

Mantan Bupati Siak ini menambahkan, Provinsi Riau adalah provinsi yang memiliki Budaya Melayu yang sangat identik dengan Islam. Karena itu menurutnya, masyarakat Riau patut bangga dan bersyukur atas anugerah besarnya kuantitas penganut Islam di Provinsi Riau ini.

Akan tetapi terangnya, kuantitas saja tanpa dibarengi dengan kualitas yang sepadan, kiranya visi Islam untuk menjadi rahmatan lil alamin sulit tercapai.

Untuk itu menurut Gubri, berpijak pada Al-Quran dan Hadis, umat Islam wajib memperbaiki kualitas pribadi umatnya secara menyeluruh. Karena kunci perbaikan kualitas menuju sumber daya insani yang tangguh, tanggap dan berakhlakul karimah, hanyalah jika Al-Quran dan Hadis dibaca, dipahami maknanya dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita syiarkan Al-Quran di Bumi Melayu ini semoga negeri kita ini senantiasa diberkahi oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan dijauhkan dari segala bala dan musibah," tutupnya.









ken/mcr


×
Berita Terbaru Update