Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kasrul : Ini Negeri Melayu, Hargai Kami yang Sudah Santun dan Jangan Memaksa Kehendak

Rabu, 01 Juni 2022 | Juni 01, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-06-01T09:52:38Z

 

kasrul



RIAUMETROPOS.COM


BAGANSIAPIAPI,

Aksi demo sekelompok orang ke Kajati Riau pada Senin (31/05/2022), lebih pada memaksa kehendak dan terindikasi provokasi, dan bisa memancing suasana yang sudah kondusif menjadi tidak kondusif di Provinsi Riau, oleh sekelompok pendemo tersebut.

Hal ini dikatakan Kasrul Pemuda Melayu yang juga Ketua Baladhika Karya Riau, dalam press rilis kepada wartawan, di BaganSiapiApi, 01 Juni 2022.

Kasrul mengatakan, ada beberapa hal yang perlu disampaikannya terkait aksi demo kemaren, karena dirinya menganggap sudah tidak santun dan berbau penghasutan serta teror yang terdengar dalam orasi salah seorang orator dalam video yang beredar di medsos.

“Statement yang berbau teror tersebut bisa memancing perpecahan, padahal Riau saat ini dalam keadaan kondusif,” ungkap Kasrul.

Kasrul berharap pihak Kepolisian Riau segera menangkap siapa saja yang melakukan upaya penghasutan maupun teror di Bumi Melayu, lantaran Riau ini adalah negeri Melayu yang menjunjung tinggi adat istiadat dan di tanah Melayu ini orang santun dalam menyampaikan pendapat, tidak memaksa kehendak.

“Apa yang dilakukan sekelompok orang melakukan demo ini, saya nilai sudah melanggar azaz kesantunan karena mereka menuduh gubenur Riau tanpa ada bukti dan tidak menggunakan azas praduga tak bersalah,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, aksi tersebut ditunggangi oleh orang yang punya kepentingan. “Mereka berupaya menekan gubernur Riau dengan aksi dan melempar opini untuk mendapat keuntungan dari kepentingan yang mereka hendaki,”

“Sebagai warga negara yang baik khususnya masyarakat Riau, semua pihak harus menjunjung tinggi pada hukum. Bila ada masalah hukum, maka serahkan penanganannya kepada penegak hukum,” jelasnya.

Kasrul juga hendak menyampaikan, bahwa kami ini orang Melayu terbuka dan santun terhadap orang yang dianggap hebat dan kuat itu, jadi tolong hargai kami yang sudah santun. Yang terpenting, sama-sama kita menjaga kesatuan NKRI ini, jangan kami dipancing, pintanya.

Untuk diketahui, sekelompok orang menggelar aksi demo dan menuding Kejati Riau lamban dan tak serius menangani dugaan korupsi dana hibah di Kabupaten Siak. Pendemo berencana mengepung kantor penegak hukum itu, namun hal ini tak terjadi karena pihak kepolisian berhasil menahan pendemo di depan Bank Indonesia, jalan Sudirman Pekanbaru.









ken/rls


×
Berita Terbaru Update